Deskripsi


Judul :
Nyanyi Panjang
Kategori :
Tradisi
Kabupaten :
Pelalawan
Penerbit :
Admin
Link Video :

Nyanyi Panjang


Nyanyi panjang pelalawan merupakan salah satu tradisi lisan masyarakat asli pelalawan yakni suku petalangan yang sudah ditetapkan sebagai warisan budaya tak benda (wbtb) oleh pemerintah. Mirip dengan tradisi koba atau bakoba yang ada di rokan hulu. Tradisi sastra lisan ini bercorak naratif (bercerita) yang ditunjukkan kepada khalayak ramai oleh seorang tukang nyanyi panjang atau yang lebih lazim disebut pebilang nyanyian panjang. Penyampaian cerita melalui nyanyian ini seperti namanya, panjang, yakni memakan waktu yang panjang atau lama. Kadang lebih dari satu malam dengan menggunakan nada-nada tertentu sesuai dengan jenis nyanyiannya. Cerita-cerita yang dikisahkan dalam nyanyi panjang merupakan buatan dari masyarakat petalangan yang diturunkan secara lisan saja. Bentuk cerita yang dikisahkan dalam nyanyi panjang merupakan bentuk prosa berirama, sering diulang dan struktur cerita mirip dengan hikayat melayu lainnya. Menurut tenas effendy, (1997), asal usul dari nyanyi panjang ini merupakan tradisi penamaan tempat dimana orang-orang petalangan tinggal, atau yang disebut dengan hutan tanah wilayat atau tanah wilayat. Setiap suku memiliki tanah wilayah sendiri. Adapun untuk pemeliharaan, kepemilikan, pemanfaatan, diatur dengan cermat oleh aturan adat setempat. Cerita-cerita tentang tanah wilayah inilah yang kemudian dikembangkan menjadi tradisi lisan yang hingga saat ini masih bisa kita temukan dalam kehidupan masyarakat petalangan di pelalawan. Isi nyanyian panjang juga bercerita tentang keadaan hutan dan lingkungan tempat mereka para pesukuan dan pebatinan berada.Makna tombo nyanyian panjang bagi masyarakat petalangan bukan hanya sebagai rujukan untuk mengetahui dan mendalami asal-usul pesukuan dan hutan tanah adat yang menjadi wilayahnya. Nyanyian panjang juga berisikan makna dan pengetahuan tentang hukum adat, falsafah dan norma-norma sosial yang diwarisi secara turun temurun. Karena pada setiap nyanyian panjang dilengkapi dengan amanat, petuah dan nasihat serta pesan-pesan moral tentang nilai-nilai luhur budaya. Hal ini kadang sering disampaikan bahwa "dalam tombo banyak yang bersua". Bersua atau berjumpa dengan berbagai hal yang telah disampaikan diatas.


Pustaka Terkait

"Tradisi"


Bakar Tongkang
Kategori :
Pacu Jalur
Kategori :